Oktober 11, 2007

Takbiran

Bulan Ramadhan tahun ini berakhir sudah.
Kumandang takbir menyambut hari kemenangan pun bergema.
Puji-pujian kepada Allah dikumandangkan.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!

Teringat di tanah air, malam takbiran pasti ramai dan heboh.
Banyak orang melakukan pawai keliling kota dengan membawa bedug serta mengumandangkan Takbir.
Jalan-jalan, mesjid-mesjid akan ramai, dan tidak ketinggalan pula acara-acara di televisi maupun di radio akan penuh dengan acara yang bernuansakan takbir.

Di kota yang jauh dari tanah air ini, keramaian seperti itu tidak terjadi.
Suhu dingin yang menusuk memasuki musim dingin ini seolah mendinginkan hati untuk bergerak.

Hari kemenangan datang, mengapa pula harus menyepi di kedinginan malam ini.
Akhirnya dengan semangat kemenangan setelah sebulan penuh beribadah puasa dan menyambut hari yang fitri, kami pun bersemangat untuk mengisi malam takbiran ini dengan keramaian yang kami buat sendiri di rumah ini.

Sambil mengucap takbir bersama di rumah, dan untuk lebih menyemarakan lagi di hari kemenangan ini diantara kesunyian dan kedinginan malam, teknologi pun membantu menyemangati kami. Semarak takbir dari komputer ikut meramaikan dan menambah semangat kami bertakbir.

Mari kita mengumandangkan Takbir


Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!

Mari bertakbir dengan semangat, menyambut hari kemenangan ini

4 Comments:

Blogger Stella Martini said...

Niez,

Happy Lebaran yah, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

6:19 AM  
Blogger Meli Luthfi said...

Niez, karena aku tinggal di komplek, suasana takbiran jauh dari apa yg bisa aku kenang semasa aku kecil. Sayup-sayup suara takbiran aku dengar justru dari perkampungan sekitar komplek. Hiks.. padahal aku dah niat ngajak nasta melihat beduk takbir.
tapi sedikit terobati, karena dapat kesempatan shalat ied dan mendengarkan takbir. Tak terasa air mata ikutan keluar, mengingat alm. papa (mertua) meninggal sebelum puasa.

12:35 PM  
Blogger niezagraha said...

Mel, iya ya..masa kecil itu sangat indah. Turut berduka juga ya Mel, semoga beliau diterima di sisiNya sesuai dg amal ibadahnya. Amien

11:38 PM  
Blogger niezagraha said...

sama2 Stel, maaf lahir dan batin juga..

12:33 AM  

Kommentar veröffentlichen

<< Home